Langkah diversifikasi ini memberikan kontribusi nyata terhadap portofolio perusahaan. Penjualan dari segmen non-digital kini menyumbang sekitar 12% dari total penjualan Group pada Semester I 2026, menyokong basis pendapatan tahunan yang pada FY2025 lalu berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 76 triliun.

President Director & Group CEO Erajaya, Budiarto Halim, menjelaskan bahwa perjalanan tiga dekade Erajaya terus terdorong oleh pergeseran teknologi dan kebutuhan konsumen yang kian beragam.

"Erajaya hari ini merupakan buah dari perjalanan dan langkah diversifikasi terukur yang kami lakukan untuk menjawab dinamika kebutuhan konsumen. Setiap vertikal kami kembangkan bukan sekadar untuk memperluas portofolio bisnis, tetapi karena kami melihat relevansinya dalam kehidupan sehari-hari konsumen. Bertumbuhnya kontribusi vertikal non-digital terhadap kinerja Group menjadi salah satu cerminan bahwa pengembangan tersebut mulai memberikan kontribusi nyata," ujar Budiarto, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (2/10/2026).