NADIKABAR.COM — Musim kemarau berkepanjangan memicu peningkatan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 3.405.489 jiwa terdampak langsung bencana asap karhutla ini.
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, mengungkapkan bahwa enam provinsi utama telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla untuk mengantisipasi memburuknya dampak kesehatan masyarakat.
"Akibat kejadian kebakaran hutan dan lahan beberapa provinsi menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan, seperti Kalimantan Barat, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan," papar Agus dalam konferensi pers, Rabu (26/8/2026).