Komitmen untuk terus memperkuat kapasitas tersebut tercermin dalam pembangunan fasilitas Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten. Hingga Juli 2026, pembangunan fasilitas yang dikelola melalui PT Chandra Asri Alkali (CAA) telah mencapai 72% dan memasuki fase utama pembangunan infrastruktur, dengan target mulai beroperasi secara komersial pada 2027.
Proyek dengan nilai investasi lebih dari US$800 juta ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Group untuk memperkuat keandalan pasokan bahan kimia dasar bagi industri nasional. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor, menciptakan lapangan kerja dan membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia di sektor industri dan manufaktur.
Di tingkat regional, akuisisi Aster Chemicals and Energy (Aster) memperluas pijakan Perusahaan di sektor energi dan kimia. Sementara itu, integrasi jaringan Esso di Singapura memperkuat pengalaman Group dalam mengelola bisnis energi dan jaringan ritel bahan bakar.
Pengembangan ini memperkuat keterhubungan aset dan kapabilitas grup dalam pengelolaan energi, operasional, rantai pasok dan layanan kepada pelanggan. Melalui Aster, Chandra Asri Group juga dapat mendukung ketahanan energi dengan menyediakan produk petroleum, termasuk bensin, bahan bakar jet, gas oil dan bitumen untuk mendukung berbagai industri di Indonesia.
Chandra Asri Group terus memperkuat kapabilitas domestik sekaligus memperluas jangkauan operasionalnya di pasar regional. Langkah ini dilakukan guna membangun platform energi yang dapat mendukung kebutuhan bisnis dalam jangka panjang.
Sektor infrastruktur menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi Chandra Asri Group. Pengembangan tersebut dijalankan melalui PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI) yang mencakup layanan daya, air industri, kepelabuhanan, hingga logistik guna memperkuat posisinya sebagai platform infrastruktur di tingkat regional pada 2026.
Perkembangan ini memperluas peran Group dalam rantai nilai industri. Kini Perusahaan juga membangun infrastruktur yang mendukung pergerakan barang, penyimpanan dan utilitas untuk memenuhi kebutuhan industri.