"Secara total ada 489.608 KK atau 1.582.627 jiwa yang berpotensi terdampak kekeringan di Jawa Timur pada musim kemarau. Angka itu berpotensi berada di 29 kabupaten/kota dengan rincian 926 desa," bebernya.
Gatot menambahkan sebanyak 20 kabupaten/kota telah dilakukan distribusi air bersih baik itu menggunakan APBD Pemprov Jatim, APBD kabupaten/kota, hingga CSR.
"Total 8.089.900 Liter air bersih telah didistribusikan ke 20 daerah. Kami sendiri di BPBD Jatim menyiapkan 5.410 Ritase air bersih, di mana per satu Ritase berisi 5.000 Liter air bersih. Kami juga siapkan tandon, tandon lipat, serta terpal dalam proses pendistribusian," tandasnya.