Perpustakaan merupakan pusat komunitas yang menyediakan akses gratis terhadap informasi, mendorong budaya literasi, serta menyediakan berbagai sumber daya penting bagi masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang. Peringatan ini juga mengajak masyarakat untuk memahami bagaimana perpustakaan memberdayakan individu, memperkuat komunitas, dan menumbuhkan kecintaan terhadap belajar sepanjang hayat.

Melansir laman National Today, tanggal peringatan ini merujuk pada momentum tragedi Menara Kembar, World Trade Center (WTC), pada 11 September 2001. Setelah tragedi, muncul pembahasan menjelang peringatan 10 tahun tragedi tersebut mengenai cara mengenang para korban dan menghormati memori mereka.

Pembangunan sebuah perpustakaan umum di lokasi yang sebelumnya menjadi bagian dari WTC dinilai sebagai salah satu bentuk memorial yang paling tepat. Perpustakaan merepresentasikan pengetahuan dan kesetaraan dalam memperoleh akses terhadap pengetahuan.

Perpustakaan juga menjadi simbol kebebasan berekspresi, penghargaan terhadap keberagaman, pelestarian warisan, serta harapan untuk masa depan. Perpustakaan dianggap mewakili nilai-nilai yang bertentangan dengan terorisme, kebencian, fanatisme, dan sikap intoleran.

Oleh karena itu, diputuskan bahwa setiap 11 September, Amerika Serikat akan memperingati peran perpustakaan umum melalui Libraries Remember Day.

Perpustakaan sendiri telah menjadi bagian dari struktur sosial manusia sejak zaman dahulu. Perpustakaan pertama diketahui telah ada sejak sekitar 2600 SM. Sejak saat itu, berbagai peradaban besar menyimpan catatan sejarah mereka dalam arsip yang berada di perpustakaan. Perpustakaan milik para kaisar dan penguasa juga telah menyimpan sejumlah karya sastra yang hingga kini dikenal luas.

Libraries Remember Day diperingati dengan memfasilitasi komunikasi, menumbuhkan rasa kewarganegaraan, meningkatkan pemahaman, menjamin kebebasan akses terhadap informasi, serta menyambut semua orang ke perpustakaan sebagai simbol kebebasan dan keberanian.

Untuk mengenang para korban tragedi 11 September 2001, Libraries Remember Day turut merayakan peran perpustakaan umum dalam menjaga dan mempertahankan masyarakat yang bebas.

Di berbagai wilayah Amerika Serikat, sejumlah perpustakaan umum bahkan tetap buka selama 24 jam penuh pada hari tersebut. Perpustakaan mulai beroperasi sejak tengah malam dan tutup pada tengah malam berikutnya. Sepanjang hari, berbagai kegiatan, acara mengenang korban, dan pertunjukan digelar di perpustakaan.

Hari Patriot atau Patriot Day juga merupakan sebuah peringatan yang berhubungan dengan tragedi 11 September 2001 di Amerika Serikat. Hari ini diperingati setiap tahun sebagai bentuk penghormatan dan mengenang hampir 3.000 nyawa yang hilang dalam serangan teror tersebut.

Melansir laman National Today, pada 11 September 2001 silam terdapat empat pesawat dibajak. Para pembajak menerbangkan tiga pesawat menuju bangunan ikonik, yakni Pentagon di Washington DC dan Menara Kembar World Trade Center di New York. Pesawat keempat jatuh di sebuah lapangan di Pennsylvania setelah para penumpangnya berusaha melawan para pembajak.

Tidak ada yang mengetahui secara pasti ke mana pesawat tersebut seharusnya diarahkan. Namun, sejumlah orang meyakini pesawat itu kemungkinan menuju Gedung Putih, US Capitol, Camp David, tempat peristirahatan presiden di Maryland, atau salah satu dari beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir di sepanjang pesisir timur Amerika Serikat.

Dampak serangan tersebut sangat dahsyat. Sekitar 3.000 nyawa melayang, termasuk penumpang pesawat, orang-orang yang berada di dalam gedung yang menjadi sasaran, serta petugas di garis depan yang berusaha menyelamatkan orang-orang.

Peristiwa tersebut merupakan aksi terorisme terbesar yang pernah terjadi di Amerika Serikat. Sejak saat itu, keamanan penerbangan diperketat di banyak negara sebagai upaya mencegah serangan teroris seperti 9/11 terjadi kembali.