Alexander menjelaskan bahwa uang hasil pungutan tersebut dibagi rata di tim redaksi mereka. "Uangnya digunakan untuk kebutuhan pribadi mereka," kata dia.
Meski telah diamankan, keempat pelaku saat ini hanya diberikan pembinaan oleh pihak kepolisian. Namun, Alexander menegaskan tidak akan ada toleransi jika mereka mengulangi perbuatan tersebut di masa mendatang.
"Kami lakukan pembinaan pada para pelaku agar tak mengulangi perbuatannya," tuturnya.
Senada dengan Kapolres, Bupati Cianjur dr. Muhammad Wahyu menyebutkan bahwa perangkat desa dan kecamatan sebenarnya telah berupaya menyelesaikan masalah ini sebelum viral. Kendati demikian, ia memastikan pengawasan di lapangan akan diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.