Berdasarkan penjelasan BBC, pembalut sebaiknya diganti setiap 4-6 jam dan tidak dipakai lebih dari 8 jam. Setelah menggunakannya, pembalut bisa langsung dibungkus dan dibuang tanpa dicuci terlebih dahulu.

Kekurangan pembalut sekali pakai adalah menghasilkan lebih banyak sampah karena mengandung bahan plastik. Penggunaannya dalam jangka panjang juga bisa membutuhkan biaya lebih besar dibandingkan produk menstruasi yang bisa digunakan kembali.

Pembalut kain memiliki cara penggunaan yang sama seperti pembalut sekali pakai, yaitu dipasang pada celana dalam. Biasanya pembalut ini terbuat dari katun atau bahan sintetis yang membantu menyerap darah dan mengurangi risiko bocor.

Berbeda dengan pembalut sekali pakai, jenis pembalut ini perlu dicuci dengan sabun dan air bersih, lalu dikeringkan sebelum dipakai kembali. Menurut UNICEF, pembalut kain dapat digunakan sekitar 60 kali.