Hingga hari ini, Dinsos mencatat baru ada 39 warga yang secara resmi mengajukan sanggahan dan memproses perbaikan data di Dinsos.
"Ada form sanggah dan berita acara untuk membuat pernyataan tidak pernah bermain. Jika memang menggunakan akun, buat surat pernyataan bersedia menutup rekening atau e-wallet yang digunakan. Kemudian sertakan bukti screenshot penutupannya," ucap Muzakkir.
Berdasarkan data Dinsos Mataram, penerima bansos yang terindikasi judol terbanyak berasal dari Kecamatan Sandubaya, yakni sebanyak 1.032 KK. Kemudian disusul Ampenan 999 KK, Mataram 670 KK, Selaparang 634 KK, Cakranegara 614 KK, dan Sekarbela sebanyak 518 KK.