NADIKABAR.COM — Sebanyak 49.351 pelajar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat sudah memiliki rekening tabungan melalui program Simpanan Pelajar (SimPel) yang terus diperluas Pemerintah Kota Pontianak dengan mengintegrasikannya bersama bank sampah mini di sekolah.
"Melalui program ini, kita mengajak sekolah dan para guru untuk meningkatkan akses keuangan bagi pelajar," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat Sosialisasi Simpanan Pelajar dan Bank Sampah Mini di SD Negeri 15 Pontianak Selatan, Senin.
Ia mengatakan bahwa Pemkot Pontianak terus mendorong peningkatan jumlah tersebut dengan memperluas sosialisasi ke sekolah negeri, swasta, madrasah hingga pondok pesantren. Menurut dia, kebiasaan menabung perlu ditanamkan sejak usia sekolah karena dapat membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan mengelola keuangan.
"Melalui program tersebut, siswa juga diajak memahami pentingnya menggunakan uang sesuai kebutuhan dan mempersiapkan masa depan," kata dia.
Menurutnya, pengembangan SimPel turut diintegrasikan dengan bank sampah mini. Siswa dapat membawa sampah yang telah dipilah dari rumah untuk ditimbang dan dinilai berdasarkan jenisnya. Hasil penjualan sampah kemudian dimasukkan ke rekening tabungan masing-masing.