NADIKABAR.COM — Melansir dari Wellbeing People, empati dideskripsikan sebagai kemampuan untuk memahami apa yang sedang dirasakan orang lain. Bukan hanya mengetahui bahwa seseorang sedang sedih, marah, atau kecewa, tetapi juga mencoba melihat situasi dari sudut pandang mereka. Kemampuan ini penting untuk membangun hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya.
Orang yang memiliki empati biasanya lebih mudah untuk memahami kondisi orang lain dan memberikan respon yang baik. Sebaliknya, seseorang yang kurang empati dapat terlihat tidak peduli kepada orang lain dan hanya berfokus pada dirinya sendiri.
Dalam psikologi, empati terbagi menjadi tiga jenis. Pertama, yaitu empati kognitif atau kemampuan untuk memahami perasaan dan sudut pandang orang lain tanpa harus ikut merasakan emosi tersebut.
Kedua, yaitu empati emosional yang terjadi saat seseorang ikut merasakan emosi yang dialami orang lain. Lalu yang terakhir, empati welas kasih atau empati yang tidak hanya bisa memahami dan ikut merasakan perasaan seseorang, tetapi juga terdorong untuk membantu memberikan dukungan saat melihat orang lain dilanda masalah.
Cara meningkatkan empati kepada orang lain