NADIKABAR.COM — Pelayanan kurang ramah seorang petugas front office Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya berujung sanksi tegas. Usai keluhan warga viral di media sosial, petugas bernama Navi tersebut resmi dicopot dari garda depan pelayanan dan digeser ke posisi lain.
Pencopotan ini dilakukan setelah seorang warga yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan mengeluhkan pelayanan petugas bersangkutan yang dinilai judes melalui kiriman di media sosial hingga viral. Berikut 5 fakta di balik penindakan petugas Dispendukcapil Surabaya yang judes tersebut.
Kasus ini mencuat setelah akun @aaykst17 mengunggah pengalaman pahitnya saat mengurus KTP kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia di loket Dispendukcapil Surabaya (Siola). Pemilik akun mengaku sudah bolak-balik dan mengantre lama, namun berkasnya langsung ditolak tanpa penjelasan memadai oleh petugas di Loket 3C Counter 6 bernama MBA. NAVI.
"Mba tolong, ada permasalahan kah di rumah? Sehingga dibawa bebannya di kerjaan. Jenengan ini pelayanan publik seluruh warga Surabaya, tolong *attitude*-nya dijaga. Loket 3C counter 6 saya sudah bolak-balik ke Dispendukcapil dan mengantri cukup lama, tapi langsung ditolak," tulis pengunggah.