"Kalau sampai penyeberangan nggak bisa, ini nggak tahu lagi mau apa," katanya.

Kekhawatiran semakin bertambah karena perjalanan laut juga berlangsung di tengah situasi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Rahmawati berharap layanan penyeberangan Bakauheni-Merak tetap berjalan sehingga rombongannya dapat melanjutkan perjalanan sesuai rencana dan mengejar penerbangan menuju Tanah Suci.

"Mudah-mudahan nggak lah. Saling doa, minta doanya juga," tuturnya.

Di tengah upaya mengejar waktu, Rahmawati juga menyampaikan kekecewaannya terkait informasi pembatalan penerbangan yang menurutnya diterima terlalu lambat. Ia mengatakan rombongan sudah lebih dahulu meninggalkan Bandar Jaya dan menuju bandara sebelum mengetahui penerbangan mereka dibatalkan.

"Kalau dari mereka kasih kabar jam 08.00, jam 09.00 kami sudah ke sini minta tanda cancel, kami jalan langsung. Ini sudah jam sekian, sudah Asar," ujarnya.