NADIKABAR.COM — Biji kopi dari Kintamani, Bali termasuk yang populer dan terbaik di dunia. Lantas, apa yang menjadikannya begitu istimewa? Berikut faktanya!
Indonesia tercatat sebagai negara penghasil kopi terbesar dunia dalam periode pemasaran tahun 2025/2026. Menurut data USDA Foreign Agricultular Service, produksi kopi Inodneisa mencapai 12,37 juta kantong berkapasitas 60 kilogram atau setara dengan sekitar 742 ribu ton dari produksi kopi global, lapor @gnfi (29/8).
Terdapat beragam biji kopi yang diproduksi di Indonesia. Asalnya dari berbagai wilayah, mulai dari Sumatra, Jawa, Sulawesi, sampai Bali.
Salah satu yang populer dan istimewa adalah biji kopi asal Kintamani, Bali. Kalau kopi dari Jawa atau Sumatra rata-rata punya cita rasa dalam, seperti kayu, kopi dari Kintamani justru sebaliknya. Kopi ini punya rasa yang 'clean' atau bersih dan mirip dengan buah jeruk segar.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut keistimewaan lebih lanjut biji kopi Kintamani, Bali.
Sebagian besar biji kopi yang tersebar di Jawa dan Sumatra asalnya dari era kolonial Belanda. Namun, biji kopi Kintamani dibawa langsung oleh petani lokal dari lombok. Kopi kintamani lalu ditanam dalam ketinggian 900-1000 mdpl dekat Gunung Batur.
Biji kopi Kintamani Bali ditanam sesuai dengan filosofi 'Tri Hita Karana' yang jika diterjemahkan artinya 'tiga penyebab kebahagiaan.' Sejalan dengan filosofi ini, semua proses penanaman hingga panen dilakukan secara alami dan tradisional. Filosofi tersebut juga memiliki arti untuk menjaga keseimbangan alam, lapor nescafe.com (4/9).