Pedagang kaki lima di Meksiko biasanya mengolahnya dengan cara ditumis bersama mentega, bawang putih, dan rempah-rempah. Barulah disajikan bersama tortilla atau taco hangat.

Meski bahan dasarnya unik, escamoles dikenal punya nilai gizi baik. Di dalam kaviar serangga tersebut terdapat kandungan protein tinggi yang hampir empat kali lebih banyak dari daging sapi, vitamin B kompleks, sampai mineral, seperti natrium, kalium, dan kalsium, lapor rri.co.id (24/9/2024).

Makanan unik dari Meksiko lainnya adalah chapulines. Bahkan, makanan ini telah menjadi camilan pokok di Oaxaca. Berupa belalang panggang yang dibumbui dengan bawang putih, air jeruk nipis, cabai, dan garam.

Teksturnya dikenal renyah dan punya aroma asap sedap. Mirip seperti escamoles, chapuline juga biasanya dimasukkan ke dalam taco. Makanan ini dijual di pasar-pasar ramai dan sering dijadikan camilan ringan saat pertandingan olahraga.

Di Kamboja serangga, seperti tarantula adalah makanan yang biasa. Di sana masyarakatnya mengolah tarantula dengan cara digoreng.

Proses pengolahannya melibatkan tarantula yang dibersihkan terlebih dahulu, lalu direndam dengan bawang putih, dan rempah-rempah. Barulah tarantula ini digoreng sampai teksturnya renyah. Tetapi teknik menggorengnya juga khas karena bagian tengahnya tetap lembut.

Banyak wisatawan mencobanya untuk mendapatkan pengalaman berbeda. Namun, penduduk setempat telah menikmatinya selama beberapa dekade. Masyarakat setempat menyebut hewan berkaki delapan ini punya rasa seperti daging kepiting.