Masih berada di kawasan AlUla, terdapat situs kuno Dadan yang menyimpan jejak peradaban berbeda dari Hegra.

Dadan merupakan kota kuno yang berkembang di jalur perdagangan dupa. Kawasan ini menjadi salah satu titik penting untuk memahami kehidupan masyarakat di barat laut Jazirah Arab sebelum kejayaan Nabatea.

UNESCO menyebut AlUla sebagai persimpangan berbagai kebudayaan. Kawasan tersebut telah menjadi tempat berlangsungnya berbagai peradaban sejak periode Neolitik hingga masa Romawi dan Ottoman. AlUla juga berada di jalur perdagangan kuno yang menghubungkan Jazirah Arab dengan peradaban besar di Timur dan Barat.

Dadan menarik perhatian karena peninggalannya tidak hanya berupa struktur bangunan. Prasasti yang ditemukan di kawasan tersebut memberikan informasi mengenai bahasa, masyarakat, kepercayaan, serta hubungan perdagangan pada masa lalu.

Tidak jauh dari kawasan Dadan terdapat Jabal Ikmah. Situs ini memiliki karakter berbeda karena kekayaan utamanya tersimpan dalam bentuk tulisan yang dipahat pada permukaan batu.

Jabal Ikmah kerap disebut sebagai "perpustakaan terbuka" karena memiliki konsentrasi prasasti kuno yang sangat kaya.

Menurut UNESCO, Jabal Ikmah memiliki hampir 300 prasasti yang menggunakan berbagai bahasa dan sistem tulisan kuno, termasuk Aram, Dadanitik, Tsamudik, dan Minaik. Pada batu-batu di kawasan tersebut juga ditemukan bentuk-bentuk awal tulisan Arab.

Jika ingin melihat jejak manusia yang jauh lebih tua, Kawasan Budaya Ḥimā di wilayah Najran menjadi salah satu tempat yang menarik.

Situs ini berada di kawasan pegunungan yang gersang di barat daya Arab Saudi. Ḥimā berada di salah satu jalur kafilah kuno Jazirah Arab dan menyimpan koleksi seni cadas serta prasasti yang menggambarkan kehidupan manusia selama sekitar 7.000 tahun.