NADIKABAR.COM — Sebanyak 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Kabupaten Cilacap dan daerah sekitarnya menjajakan produk mereka dalam Pertamina SMEXPO Cilacap 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 6-8 November 2026 di Alun-Alun Kabupaten Cilacap itu diikuti lebih dari 50 UMKM dengan 40 booth pameran.
Pameran tersebut menjadi salah satu upaya mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen dan calon mitra bisnis. Selain memasarkan produk, peserta juga berkesempatan membangun jejaring usaha dan menjajaki kerja sama.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan pengembangan UMKM perlu didukung dengan akses pasar, bukan hanya pembinaan.
"Pertamina memandang UMKM sebagai salah satu penggerak penting perekonomian nasional. Karena itu, dukungan kepada UMKM tidak cukup hanya melalui pembinaan, tetapi juga perlu diwujudkan dengan membuka akses pasar, memperluas jejaring bisnis, dan menghadirkan kesempatan bagi pelaku usaha untuk bertumbuh. Melalui Pertamina SMEXPO, kami ingin mendorong produk-produk lokal semakin dikenal, memiliki daya saing, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas," ujar Kitty.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut mempertemukan pelaku UMKM dengan pemerintah daerah, konsumen, dan calon mitra bisnis. Pertemuan itu diharapkan membuka peluang pengembangan usaha dalam jangka panjang.