NADIKABAR.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas mencatatkan luasan area yang berhasil dipadamkan seluas 502 hektare lebih dari total target penanganan seluas 983 hektare.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa dari total target tersebut, sisa lahan yang belum dipadamkan tercatat seluas 481 hektar.
"Berdasarkan peta sebarannya, wilayah Kalimantan Tengah mencatatkan angka lahan yang belum dipadamkan paling tinggi, yaitu seluas 321 hektare lebih, diikuti oleh Provinsi Sumatera Selatan sebesar 84 hektare lebih," kata dia.
Dia menjelaskan bahwa kondisi tersebut menjadikan penanganan di Sumsel dan Kalteng yang diutamakan, kemudian disusul oleh upaya penanganan di provinsi lainnya, seperti Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Riau.