Sebanyak 5.600 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut tercatat sebagai penerima bantuan pangan.

Masing-masing keluarga mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama keluarga dengan keterbatasan pendapatan.