NADIKABAR.COM — Jumlah pengguna internet Indonesia termasuk ke dalam daftar terbesar di dunia. Namun di sisi lainnya, masyarakat Indonesia yang belum online pun turut masuk ke dalam urutan paling banyak juga.
Berdasarkan laporan Digital 2027 Global Overview Report yang dirilis We Are Social, menyebutkan Indonesia merupakan negera ke-4 dengan populasi terbesar berselancar di dunia maya, tepatnya 231.341.000 atau setara dengan 80,2% populasi penduduk. Dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, ada pertumbuhan sekitar 0,4%.
Jumlah pengguna internet Indonesia hanya kalah dari China 1,2 miliar yang ada di urutan pertama. Dilanjutkan setelahnya ada India dengan 1,03 miliar masyarakatnya yang terkoneksi dan Amerika Serikat di peringkat ke-3 dengan jumlah yang cukup jomplang dari India, yakni 330 juta.
Untuk di kawasan Asia Tenggara, jumlah pengguna internet Indonesia unggul dari Filipina sebanyak 95 juta di urutan ke-12, Vietnam 89 juta di urutan ke-14, dan Tailan dengan 67 juta di urutan ke-19.
Di sisi lain mirisnya Indonesia juga masuk ke dalam 10 negara dengan populasi terbesar di dunia yang belum terkoneksi internet.
Berada di peringkat ke-8, We Are Social menyebutkan bahwa populasi Indonesia yang belum online itu sebanyak 57.078.000 atau setara 19,8%. Indonesia 'bersaing' dengan negara-negara Afrika yang juga populasi penduduknya belum terhubung internet.
Adapun India adalah negara nomor 1 di dunia yang paling banyak offline, yaitu sebesar 443 juta orang.
Tren pengguna internet Indonesia sekaligus juga yang belum terkoneksi terbanyak sudah terjadi tahun lalu. Saat itu, jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 230 juta dan 55,8 juta orang dinyatakan offline.
Sementara itu, We Are Social mengungkapkan jumlah pengguna internet global mengalami pertumbuhan meski tidak signifikan. Dari populasi penduduk Bumi sebanyak 8,32 miliar, 70,4% di antaranya sudah terhubung dengan dunia maya.
"Analisis Manochi menunjukkan bahwa jumlah total pengguna internet telah mencapai 6,15 miliar pada awal Oktober 2026, sehingga penetrasi internet global mencapai 73,9%. Angka pengguna internet yang dilaporkan telah meningkat 54 juta (+0,9%) selama setahun terakhir," tulis di dalam laporan yang dikutip NadiKabar, Senin (2/11/2026).
Dalam menyajikan laporan digital ini, We Are Social menggandeng mitra data global, seperti GWI, Statista, GSMA Intelligence, Similiarweb, Semrush, Ookla, dan Skai.