Berdasarkan rekaman kamera pengawas di lokasi sekitar pukul 22.27 WIB, pelaku berkaus gelap mendadak muncul dan langsung menubruk korban yang sedang berbaring. Korban sempat meronta dan bergulingan di lantai dermaga untuk menyelamatkan diri dari sabetan senjata tajam sebelum akhirnya ditolong warga.
"Awalnya nggak kerasa pas ditusuk, pas bangun baru kerasa sakit luar biasa di bagian perut dan dada depan. Malah yang luka tusuk di bagian belakang baru ketahuan pas sudah sampai di rumah sakit, karena posisinya ketutup baju dan waktu dievakuasi saya ditidurkan di mobil polisi," tuturnya.
"Sempat guling-gulingan menghindar, terus langsung ada orang-orang dermaga yang nolongin," kata Aep.
Saksi di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa pelaku sempat mendatangi korban beberapa menit sebelum melancarkan aksinya guna memastikan situasi aman dan korban sudah terlelap.
"Pelaku sempat ke situ dulu, mantau mastiin korban udah tidur atau belum. Sekitar lima menit kemudian dia balik lagi sudah bawa senjata tajam dan langsung menusuk korban berkali-kali," ungkap warga di lokasi kejadian, Alpiansyah Pratama kepada NadiKabar, Kamis (27/8/2026).
Di kalangan warga dermaga, pelaku dikenal kerap meracau sendiri saat beraktivitas sebagai pengasong ikan keliling. Tanpa ada perselisihan apa pun, pelaku mendadak menyerang sembari menuduh korban telah menyantet orang tuanya.