"Ketenangan Anda akan membantu menenangkan mereka," ujar Tovah P Klein , PhD, profesor psikologi di Barnard College, New York City, AS.
Anak-anak yang masih kecil terkadang cemas setiap menghadapi situasi baru. Saat kondisi ini terjadi, orang tua perlu meyakinkan anak bahwa kita ada untuk mereka.
Dukungan ini akan membantu anak belajar mengatur diri sendiri seiring pertumbuhannya. Seiring waktu, anak bukan akan bergantung pada orang tuanya, melainkan bisa mengatasi dampak negatif dari kecemasa atau stres, terutama saat dewasa.
"Ini adalah cara untuk melindungi mereka dari dampak negatif jangka panjang akibat stres, trauma, atau berbagai tantangan hidup. Dengan kata lain, ini adalah cara untuk membuat mereka lebih tangguh," ungkap Klein.
Orang tua yang baik adalah yang mengatakan ke anaknya bahwa melakukan kesalahan itu tidak apa-apa. Ini akan membangun kepercayaan pada anak untuk tidak takut pada kegagalan.
Di sisi lain, orang tua perlu membiasakan diri mengajarkan anak meminta maaf saat kesalahan terjadi kepada orang atau pihak lain. Kemudian memperbaiki keadaan dengan bersikap jujur.
Menurut Klein, cara ini akan melatih anak bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan dan kerjakan. Termasuk bagaimana mereka berhubungan dengan orang lain nantinya.
Klein menekankan bahwa anak-anak merupakan pencontoh ulung. Mereka melihat, merasakan, dan menyerap tindakan orang tuanya.