WHO merekomendasikan orang dewasa dan anak berusia lebih dari 10 tahun mengonsumsi sedikitnya 400 gram buah dan sayuran setiap hari. WHO juga menganjurkan pembatasan garam hingga kurang dari 5 gram per hari atau setara dengan kurang dari 2 gram natrium.

Kebiasaan tersebut dapat diterapkan dengan memperbanyak sayuran dalam menu harian, memilih buah sebagai camilan dan membatasi makanan yang tinggi garam maupun makanan ultra-proses.

Merokok merupakan salah satu faktor risiko penting penyakit kardiovaskular. Zat yang terkandung dalam asap rokok dapat memengaruhi pembuluh darah dan meningkatkan risiko berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah.

Berhenti menggunakan produk tembakau merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko tersebut. Menghindari paparan asap rokok dari orang lain juga penting karena paparan asap rokok pasif turut meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Kebiasaan tidur juga berkaitan dengan kesehatan jantung. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam.

Kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk berkaitan dengan sejumlah faktor risiko kardiovaskular, termasuk tekanan darah tinggi. Menjaga jadwal tidur dan bangun yang relatif konsisten dapat membantu membentuk pola tidur yang lebih baik.

Karena itu, tidur sebaiknya tidak dianggap hanya sebagai waktu beristirahat, tetapi juga bagian dari kebiasaan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga seseorang dapat mengalaminya tanpa menyadarinya. Padahal, hipertensi dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan gagal jantung.