NADIKABAR.COM — Ketan hitam bukan hanya dikenal sebagai bahan makanan tradisional yang sering diolah menjadi bubur, tape, atau aneka jajanan. Di balik warnanya yang gelap, bahan pangan ini juga menyimpan sejumlah zat gizi dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Warna ungu kehitaman pada ketan hitam berasal dari kandungan antosianin, yaitu salah satu jenis pigmen alami dari kelompok flavonoid. Senyawa ini dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari dampak radikal bebas.
Menurut Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, beras ketan hitam mengandung sejumlah zat gizi seperti protein, lemak, kalsium, magnesium, besi dan fosfor. Ketan hitam juga memiliki kandungan serat yang cukup tinggi karena proses pengolahannya tidak melalui penyosohan seperti beras putih.
Lantas, apa saja manfaat ketan hitam bagi tubuh?
1. Membantu memenuhi kebutuhan serat
Salah satu keunggulan ketan hitam adalah kandungan seratnya. Serat dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga fungsi sistem pencernaan tetap berjalan dengan baik.
Asupan serat yang cukup juga dapat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Karena itu, ketan hitam bisa menjadi salah satu pilihan sumber karbohidrat dalam pola makan yang seimbang.
Namun, cara mengolahnya juga perlu diperhatikan. Ketan hitam yang disajikan dengan banyak gula, santan atau topping tinggi kalori tentu memiliki nilai gizi yang berbeda dibandingkan ketan hitam yang dikonsumsi dengan tambahan lebih sederhana.
Ketan hitam memiliki kandungan antosianin yang cukup menonjol. Senyawa tersebut termasuk kelompok flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan.