"Saya pernah ketipu di dua perusahaan. Pertama di daerah Jakarta Timur bayar Rp 2,5 juta, yang kedua di Cengkareng bayar Rp 1,8 juta. Sudah ingin sekali, apapun syaratannya ingin sekali saya daftar kerja," ujarnya.
Meski pernah tertipu dan menganggur cukup lama, Suci tidak patah semangat. Ia terus mengasah pengalaman dan keahlian melalui pelatihan di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.
"Tolong ya untuk HR Indonesia, walaupun saya 6 tahun belum bekerja, saya memiliki pengalaman yaitu yang di PPKD. PPKD Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Saya punya skill dan pengalamannya," ucap Suci.
Dalam job fair kali ini, Suci memasukkan lamaran ke sejumlah perusahaan ritel ternama yang membuka stan di sana. Tak hanya mengandalkan pameran bursa kerja, ia juga aktif melamar secara mandiri melalui platform digital seperti Jobstreet dan Glints.