Aksi demonstrasi dimulai sejak Kamis (05/11) pagi di kota-kota selatan seperti Marseille dan Lyon, serta Nantes di wilayah barat.

Otoritas setempat di wilayah Brittany menyatakan bahwa "sekelompok orang bertopeng" mencoba memblokir jalan-jalan di kota Rennes.

Stasiun televisi BFM TV melaporkan sebuah sekolah menengah atas di dekat Toulouse, wilayah barat daya Prancis, dibakar.

Demonstrasi utama di Paris dimulai pukul 14.00 waktu setempat. Harian Le Monde melaporkan para demonstran mulai membubarkan diri menjelang malam.

Reuters melaporkan bahwa siswa sekolah menengah atas dan demonstran lainnya bentrok dengan polisi antihuru-hara di ibu kota Prancis pada Kamis (05/11) pagi setelah memblokir sebuah jalan menggunakan tempat sampah.

Serikat pekerja di sektor pendidikan, baik publik maupun swasta, menyerukan aksi mogok kerja. Seruan serupa juga disampaikan serikat pekerja yang mewakili pegawai kereta api, rumah sakit umum, dan layanan pos.

Mereka menuntut kenaikan upah minimum, kenaikan gaji secara menyeluruh, reformasi perpajakan, serta kondisi belajar yang lebih baik bagi generasi muda.

Kementerian Pendidikan menyatakan lebih dari 15% tenaga pengajar di Prancis ikut mogok kerja. Serikat pekerja sektor listrik juga bergabung dalam aksi tersebut, demikian disampaikan perusahaan utilitas milik negara EDF.

Sekitar sepertiga sekolah menengah atas di Prancis ditutup, baik akibat blokade yang dilakukan siswa maupun karena guru yang ikut mogok kerja.