"Pengembangan biofuel dan bioethanol juga membuka ruang kolaborasi dengan perusahaan lain," katanya.
Di sektor ketenagalistrikan, pemanfaatan biomassa melalui cofiring menjadi salah satu implementasi bioenergi yang telah dikembangkan PLN. Program tersebut diarahkan pada 52 PLTU dengan total kapasitas 18,9 gigawatt (GW). Pemanfaatan _cofiring_ memungkinkan biomassa digunakan dengan memanfaatkan infrastruktur pembangkit yang telah tersedia.
"Ke depan, ekosistem bioenergi PLN EPI tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit PLN, tetapi juga berpotensi melayani industri domestik, independent power producer (IPP), hingga pasar ekspor. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN EPI membangun portofolio bisnis rendah karbon di tengah transformasi sektor energi," terangnya.