Mandi menggunakan air panas memang terasa nyaman setelah beraktivitas seharian. Namun, suhu air yang terlalu tinggi dapat menghilangkan minyak alami pada permukaan kulit sehingga kulit lebih mudah mengalami kekeringan.
American Academy of Dermatology menyarankan penggunaan air hangat, bukan air panas, serta membatasi waktu mandi sekitar 5 hingga 10 menit untuk membantu mencegah kulit semakin kering.
Setelah mandi, keringkan tubuh dengan menepuk-nepuk kulit menggunakan handuk lembut. Hindari menggosok kulit terlalu keras, kemudian segera gunakan pelembap ketika kulit masih sedikit lembap.
Kebiasaan ini dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit, terutama bagi orang yang setiap hari bekerja di ruangan berpendingin.
Menjaga kecukupan cairan merupakan bagian penting dari perawatan kesehatan secara keseluruhan. Ketika berada di ruangan ber-AC selama berjam-jam, sebagian orang mungkin tidak menyadari rasa haus karena tidak banyak berkeringat.
Karena itu, biasakan minum air secara teratur sepanjang hari. Kebutuhan cairan setiap orang berbeda, bergantung pada aktivitas fisik, kondisi kesehatan, dan lingkungan.
Namun, perlu dipahami bahwa minum air lebih banyak dari kebutuhan tubuh tidak otomatis mengatasi kulit kering. Perawatan dari luar, terutama penggunaan pelembap, tetap penting untuk membantu menjaga lapisan pelindung kulit.
Bagi orang yang memiliki kondisi medis tertentu dan harus membatasi asupan cairan, jumlah minum sebaiknya mengikuti anjuran dokter.
5. Atur kelembapan udara di dalam ruangan
Jika memungkinkan, perhatikan tingkat kelembapan ruangan tempat bekerja atau beristirahat. Udara yang terlalu kering dapat meningkatkan penguapan air dari permukaan kulit.
Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah menggunakan humidifier atau alat pelembap udara. Perangkat ini membantu menambahkan uap air ke udara sehingga kelembapan ruangan dapat meningkat.
Cleveland Clinic menjelaskan bahwa penggunaan humidifier dapat membantu mengurangi masalah kulit kering ketika kelembapan udara rendah. Meski demikian, alat tersebut perlu dibersihkan secara rutin sesuai petunjuk produsen untuk mencegah penumpukan jamur dan mikroorganisme.
Jika menggunakan alat pengukur kelembapan, tingkat kelembapan relatif sekitar 30 hingga 50 persen dapat dijadikan acuan umum untuk kenyamanan ruangan. Hindari kelembapan berlebihan karena dapat mendorong pertumbuhan jamur.
Berada di dalam ruangan ber-AC bukan berarti kulit sepenuhnya terbebas dari paparan sinar ultraviolet (UV). Risiko paparan tetap ada, terutama bagi orang yang duduk di dekat jendela dengan sinar matahari langsung atau sering berpindah dari dalam ke luar ruangan.