Tidur yang cukup berperan penting bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Kurang tidur dapat membuat seseorang lebih mudah lelah, sulit berkonsentrasi dan lebih sulit menghadapi tekanan.

WHO menyarankan jadwal tidur yang konsisten, termasuk membiasakan waktu tidur dan bangun yang relatif sama setiap hari. Penggunaan perangkat elektronik seperti ponsel dan komputer juga sebaiknya dibatasi sebelum tidur.

Aktivitas fisik tidak hanya bermanfaat bagi tubuh, tetapi juga dapat membantu menjaga kondisi mental. Tidak harus melakukan olahraga berat karena berjalan kaki, bersepeda atau melakukan aktivitas fisik ringan juga dapat menjadi pilihan.

CDC mencatat aktivitas fisik secara teratur dapat membantu mengurangi rasa cemas dan meningkatkan kualitas tidur. Aktivitas fisik juga berkaitan dengan penurunan risiko depresi dalam jangka panjang.

5. Jangan memendam masalah sendirian

Ketika menghadapi persoalan berat, berbicara dengan orang yang dipercaya dapat membantu seseorang merasa tidak sendirian. Orang tersebut bisa berupa anggota keluarga, teman, pasangan atau orang lain yang dianggap aman untuk menjadi tempat bercerita.

Hubungan sosial yang sehat dapat memberikan rasa diterima, dihargai dan didukung. CDC juga menyebut hubungan sosial yang kuat dapat membantu seseorang menghadapi stres, kecemasan dan depresi.

6. Batasi paparan media sosial dan berita

Mendapatkan informasi memang penting, tetapi terlalu sering mengikuti berita negatif atau media sosial juga dapat membuat pikiran semakin penuh.