WHO menyarankan untuk membatasi waktu mengikuti berita apabila aktivitas tersebut justru meningkatkan stres. CDC juga merekomendasikan jeda dari berita dan media sosial ketika paparan informasi mulai membuat seseorang merasa tertekan.

Membuat waktu tertentu tanpa ponsel, mematikan notifikasi yang tidak penting atau berhenti sejenak dari media sosial dapat menjadi cara sederhana untuk memberikan ruang bagi pikiran.

7. Jangan ragu mencari bantuan profesional

Menjaga kesehatan mental bukan berarti harus selalu mampu menyelesaikan semua persoalan seorang diri. Jika tekanan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan dengan orang lain, pekerjaan atau pendidikan, mencari bantuan profesional dapat menjadi langkah yang tepat.

Kementerian Kesehatan menganjurkan masyarakat melakukan skrining kesehatan jiwa minimal satu kali dalam setahun sebagai upaya deteksi dini. Skrining juga dapat dilakukan lebih sering jika memang diperlukan.

Bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater dapat dipertimbangkan ketika keluhan berlangsung terus-menerus atau semakin sulit dikendalikan. Kondisi kesehatan mental memiliki tingkat dan kebutuhan penanganan yang berbeda pada setiap orang.

Menjaga kesehatan mental pada dasarnya bukan tentang menghilangkan seluruh masalah dalam hidup. Tekanan tetap bisa muncul, tetapi kemampuan mengenali stres, beristirahat, menjaga tubuh, terhubung dengan orang lain dan mencari bantuan ketika diperlukan dapat membantu seseorang menghadapi berbagai situasi dengan lebih baik.

WHO juga menegaskan bahwa terdapat berbagai strategi yang efektif dan dapat dilakukan untuk mempromosikan, melindungi serta memulihkan kesehatan mental.