Buat tujuan keuangan yang terukur dan memiliki batas waktu jelas. Bagi tujuan tersebut menjadi tiga kategori utama, yakni tujuan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.
3. Buat dan Jalankan Anggaran Keluarga
Gunakan prinsip 50-30-20. Alokasikan 50 persen penghasilan untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk keinginan atau hiburan, dan 20 persen sisanya wajib disisihkan untuk tabungan maupun investasi.
4. Bangun Dana Darurat yang Memadai
Siapkan jaring pengaman finansial dari hal-hal tak terduga. Besaran dana darurat yang ideal untuk sebuah keluarga adalah 6 hingga 12 kali lipat dari total pengeluaran bulanan.
5. Pilih Instrumen Investasi yang Tepat