Antioksidan dalam buah naga membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan vitamin c dan karotenoid di dalamnya juga berperan dalam melawan peradangan. Pola makan yang kaya antioksidan dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, dan radang sendi.

Asupan serat mampu menjaga kesehatan pencernaan, kesehatan jantung, pengendalian berat badan, dan penurunan risiko diabetes tipe 2. Konsumsi serat sebaiknya dilakukan secara bertahap dan disertai cukup air agar tidak menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.

Buah naga mengandung prebiotik, yaitu jenis serat yang dapat membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Keseimbangan bakteri ini penting bagi kesehatan pencernaan. Konsumsi prebiotik juga dikaitkan dengan penurunan risiko infeksi saluran pencernaan dan diare.