Protein merupakan zat gizi penting untuk membangun sekaligus mempertahankan massa otot. Ikan gabus termasuk bahan pangan yang kaya protein. Dalam setiap 100 gram ikan gabus, terkandung sekitar 25,2 gram protein.
Asupan protein yang cukup sangat dibutuhkan tubuh, terutama bagi orang yang aktif berolahraga, sedang dalam masa pemulihan, maupun mereka yang ingin mempertahankan kekuatan otot.
Salah satu kandungan yang banyak dibahas dari ikan gabus adalah albumin. Protein ini memiliki peran penting dalam membantu mempertahankan cairan tetap berada di dalam pembuluh darah.
Kadar albumin yang rendah dapat menyebabkan cairan berpindah ke jaringan tubuh dan memicu pembengkakan. Karena itu, makanan sumber protein seperti ikan gabus dapat menjadi bagian dari pola makan untuk membantu memenuhi kebutuhan protein dan albumin tubuh.
Albumin juga berperan dalam berbagai proses pemulihan jaringan tubuh. Tubuh membutuhkan protein yang cukup ketika memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan.
Karena memiliki kandungan protein dan albumin yang cukup tinggi, ikan gabus kerap dimanfaatkan sebagai salah satu pilihan makanan bagi orang yang sedang dalam masa pemulihan atau penyembuhan luka. Meski demikian, penyembuhan luka tetap dipengaruhi banyak faktor, termasuk kondisi kesehatan dan kecukupan nutrisi secara keseluruhan.
Ikan gabus dapat menjadi salah satu pilihan sumber protein hewani untuk menu keluarga, termasuk sebagai bahan makanan pendamping ASI (MPASI) dengan pengolahan yang sesuai usia bayi.
Selain protein, ikan gabus juga mengandung sejumlah mineral, termasuk zinc, yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Namun, menu anak tetap perlu dibuat beragam agar kebutuhan karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya terpenuhi.