"Dari Abdullah bin Mas'ud yang berkata: Rasulullah bersabda: 'Sungguh, menjelang kiamat, kesaksian palsu dan disembunyikan kesaksian benar.'" (HR. Ahmad)
Tanda ini merujuk pada maraknya kesaksian palsu di pintu-pintu pengadilan, khususnya terkait orang-orang yang telah memperjualbelikan kesaksian palsu dengan harga murah.
إِذَا رَأَيْتَ شُحًا مُطَاعًا وَهَوَى مُتَّبَعًا وَدُنْيَا مُؤْثَرَةً وَإِعْجَابَ كُلِّ ذِي
رَأْيِ بِرَأْيِهِ فَعَلَيْكَ يَعْنِي بِنَفْسِكَ وَدَعْ عَنْكَ الْعَوَامَ.
Artinya: "Apabila kamu melihat kikir telah dipatuhi, hawa nafsu telah diperturutkan, dan setiap orang yang berpendapat mengagumi pendapatnya sendiri, maka berpeganglah kamu pada pendirianmu, jangan pedulikan penilaian masyarakat umum." (HR. Dawud)
Rasulullah SAW memperingatkan umatnya untuk senantiasa teguh pada pendirian ketika hawa nafsu banyak dituruti, karena ini adalah salah satu tanda-tanda hari akhir.
Artikel ini telah tayang di detikHikmah, baca selengkapnya di sini