NADIKABAR.COM — Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen bersama Ketua Dekranasda Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin turut mengunjungi sejumlah stan UMKM Jateng dalam pameran yang berlangsung pada 7 Oktober 2026.
Jawa Tengah membuka 14 stan yang mewadahi 72 UMKM. Sebanyak 50 UMKM bergerak di bidang fashion, 10 UMKM di bidang craft, sedangkan lainnya menawarkan beragam produk kerajinan, termasuk sapu. Sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah turut ambil bagian dalam pameran tersebut, di antaranya Kabupaten Kendal, Purbalingga, Klaten, Jepara, Sukoharjo, Kebumen, serta Kota Semarang, Tegal, Pekalongan, dan Salatiga.
Taj Yasin mengatakan UMKM Jawa Tengah diharapkan tidak hanya menyasar pasar nasional, tetapi juga mampu memperluas jangkauan hingga ke pasar internasional. Menurut Taj Yasin, Inacraft menjadi momentum penting untuk melihat potensi produk UMKM Jawa Tengah. Hal ini sekaligus untuk memetakan produk yang memiliki peluang pasar di berbagai negara.
"Dengan Inacraft saya melihat potensinya besar. Tadi kita coba arahkan mana yang harus dikirim untuk pameran ke luar negeri, ada yang ke Eropa, Afrika, dan mana yang bisa dikirim ke Arab," kata Taj Yasin dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).
Taj Yasin menilai proses kurasi menjadi hal penting agar produk-produk UMKM yang telah memiliki kualitas baik dapat diarahkan sesuai karakter pasar internasional. Taj Yasin berharap keikutsertaan UMKM Jawa Tengah dalam pameran berskala nasional dan internasional tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi menjadi pintu masuk menuju perluasan jaringan pasar dan peningkatan daya saing produk.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengatakan banyak inovasi menarik pada produk yang dipamerkan. Salah satunya terlihat dari pengembangan produk turunan batik dan wastra