Salah satu contoh inovasi ditunjukkan oleh produk dari Sragen yang memanfaatkan bahan turunan tekstil. Produk tersebut tidak lagi hanya mengandalkan kain sebagai bahan utama, tetapi mengolah material turunannya menjadi produk kreatif yang menyasar konsumen milenial dan generasi Z.
Salah satu desainer asal Sragen, Akhsan, mengatakan produk pakaian yang dipamerkan memanfaatkan bahan turunan tekstil sebagai inovasi. Akhsan melalui brand Ikaten mengembangkan teknologi upcycle woven dengan memanfaatkan limbah benang sarung goyor.
Limbah tersebut kemudian diolah menjadi karya tenun oleh Simbah Surati, salah satu perajin tenun tradisional asal Sragen. Inovasi ini menghasilkan produk fashion yang mendapat respons positif dari pasar nasional.
Akhsan mengaku bersyukur melalui fasilitasi dari Dekranasda Kabupaten Sragen sehingga dapat mempertemukan dirinya dengan hasil tenun Simbah Surati.
"Terima kasih sekali karena sudah difasilitasi dengan pameran, ke depannya bisa ada regenerasi untuk tenun tradisional yang saat ini dikembangkan Simbah Surati," harapnya. (akn/ega)