"Inovasi-inovasinya bagus-bagus. Produk-produk turunannya juga sangat bagus, mulai dari ready to wear (siap pakai) sampai pengelolaan limbah, seperti kain perca yang dibuat menjadi berbagai aksesori," kata Nawal.
Menurut Nawal, inovasi dan segmentasi pasar menjadi kunci agar produk UMKM Jawa Tengah dapat menjangkau konsumen yang lebih luas. Nawal mengajak masyarakat untuk mengunjungi Paviliun Jawa Tengah selama penyelenggaraan Inacraft di JICC.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Linda Widiastuti Ariningrum, menambahkan produk yang ditampilkan dalam ajang tersebut telah melalui sejumlah kriteria. Produk yang dipamerkan merupakan produk unggulan daerah dengan kualitas dan kontinuitas produksi yang terjaga, serta telah memiliki orientasi pasar nasional hingga global.
"Produk yang kita tampilkan merupakan produk unggulan Jawa Tengah atau masing-masing daerah dengan kualitas dan kontinuitas terjaga. Mengapa? Karena memang orientasinya sudah global market," jelasnya.
Selain kualitas, pihaknya juga menekankan aspek inovasi, kreativitas, kebaruan, serta keberlanjutan. Produk yang ditampilkan tidak sekadar menarik secara visual, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin memperhatikan aspek lingkungan.