Karena banyaknya yang menderita diare, Juhartutik mengungkapkan WC sekolah tidak mampu menampung.
Diare masal yang melanda warga SMAN 1 Lasem diduga gegara menu MBG yang dikonsumsi pada Hari Rabu (2/9) kemarin. Menu MBG itu yakni ayam bakar, nasi putih, mendoan, dan buah semangka.
"Sepertinya (gegara) MBG kemarin. Jadi gini ada tim yang mencicipi kan, ada satu itu menemukan yang berlendir, ada satu itu baik. Dan yang berlendir ini sudah disisihkan. Itu kan menunya ayam bakar. Saya klarifikasi ke SPPG itu masaknya jam 3 pagi dini hari, sementara anak-anak itu konsumsinya jam 12," ungkap Juhartutik.
NadiKabar juga melakukan penelusuran ke lokasi Puskesmas Lasem pada pukul 12.10 WIB. Di sana ada 18 pasien dari warga SMAN 1 Lasem yang menderita gejala diare, mual dan mules.
Kepala Puskesmas Lasem, dr Joko Paryanto, kepada NadiKabar menerangkan dari 18 pasien tersebut lima di antaranya guru dan 13 lainnya para murid. Ia juga mengatakan ada 3 siswa yang menjalani rawat inap (ranap).