Cuka apel atau apple cider vinegar kerap digunakan dalam berbagai perawatan rumahan. Kandungan asam asetat di dalamnya disebut dapat memberikan sensasi tertentu pada kulit dan membantu meredakan rasa gatal atau terbakar.
Jika ingin mencobanya, gunakan sedikit cuka apel pada kapas dan oleskan secara tipis pada area yang terkena gigitan. Setelah beberapa saat, bilas dengan air. Namun, kulit setiap orang memiliki sensitivitas berbeda. Jika muncul rasa perih, kemerahan yang semakin parah, atau iritasi, segera hentikan penggunaannya.
Air perasan lemon juga dikenal sebagai salah satu bahan rumahan yang digunakan untuk perawatan kulit. Sifat asamnya dapat memberikan efek astringen, tetapi penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati karena lemon dapat mengiritasi kulit pada sebagian orang.
Jika tetap ingin menggunakannya, jangan mengoleskan lemon pada kulit yang terluka atau tergores. Setelah digunakan, bilas kulit hingga bersih dan hindari paparan sinar matahari langsung pada area tersebut. Penggunaan lemon sebaiknya dihentikan apabila kulit terasa perih atau mengalami iritasi.
Madu murni merupakan bahan yang mudah ditemukan di dapur dan sering digunakan dalam berbagai perawatan kulit rumahan. Madu banyak disebut dapat membantu mengurangi peradangan, kemerahan, dan rasa tidak nyaman ketika digunakan bersama bahan tertentu.
Namun, sebelum mengoleskan madu, pastikan kulit dalam keadaan bersih dan tidak mengalami luka terbuka. Gunakan tipis pada area yang terkena gigitan dan hentikan pemakaian jika muncul reaksi iritasi.
Daun mint memiliki kandungan mentol yang memberikan sensasi dingin pada kulit. Sensasi tersebut dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat gatal.
Salah satu cara sederhana adalah menyeduh teh mint, kemudian membiarkannya dingin. Cairan tersebut dapat digunakan pada kulit dengan kapas. Jika menggunakan minyak esensial peppermint, jangan mengoleskannya langsung ke kulit. Minyak esensial perlu diencerkan terlebih dahulu sesuai petunjuk penggunaannya karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Dari sekian cara tersebut, kalau tidak berhasil meredakan gatal akibat tumila, segera hubungi dokter untuk penanganan medis lebih tepat.
Berbagai bahan rumahan di atas dapat menjadi pilihan untuk membantu meredakan gatal dan ketidaknyamanan akibat gigitan kutu busuk. Namun, mengatasi gigitan saja tidak cukup jika kutu busuk masih berada di kasur, pakaian, sofa, atau bagian lain di dalam rumah.
Jika gigitan terus muncul, periksa tempat tidur dan area sekitar untuk mencari tanda keberadaan kutu busuk. Sprei, sarung bantal, dan pakaian yang dicurigai juga perlu ditangani dengan tepat.