NADIKABAR.COM — Kebutuhan membuat konten visual untuk media sosial semakin beragam, mulai dari foto makanan, potret diri, perjalanan, hingga video pendek untuk TikTok dan Instagram. Selain kemampuan kamera, fitur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini menjadi salah satu pertimbangan ketika memilih ponsel untuk membuat konten.

Teknologi AI dapat membantu mengolah foto, menghapus objek yang mengganggu, memperbaiki pencahayaan, hingga menyempurnakan hasil pemotretan dalam kondisi tertentu. Meski begitu, hasil foto dan video tetap dipengaruhi oleh kualitas sensor, lensa, kestabilan kamera, pencahayaan, serta kemampuan pengguna dalam mengambil gambar.

Sejumlah produsen ponsel Android menghadirkan fitur kamera dan penyuntingan berbasis AI pada perangkat andalannya. Samsung, misalnya, memperkenalkan seri Galaxy S26 pada Februari 2026 dengan fitur fotografi malam, perekaman video, serta penyuntingan gambar berbasis Galaxy AI.

Berikut delapan HP Android yang layak dipertimbangkan untuk membuat konten visual estetik berdasarkan kemampuan kamera, fitur AI, dan dukungan fotografi maupun videografi.

Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi salah satu pilihan untuk kreator yang membutuhkan kamera serbaguna, baik untuk fotografi maupun perekaman video. Perangkat ini menggabungkan kamera beresolusi tinggi dengan fitur Galaxy AI untuk membantu proses pengambilan dan penyuntingan gambar.

Samsung membekalinya dengan kamera utama 200 MP, kamera ultra-wide 50 MP, serta dua kamera telefoto dengan kemampuan pembesaran optik berbeda. Kombinasi tersebut memungkinkan pengguna mengambil foto lanskap, potret, hingga objek dari jarak jauh.

Fitur Nightography Video membantu menghasilkan rekaman dalam kondisi minim cahaya, sedangkan Photo Assist memungkinkan pengguna menyunting gambar melalui perintah teks. Ada pula Creative Studio untuk membuat dan menyesuaikan konten visual.

Bagi kreator yang sering membuat konten di dalam ruangan, saat bepergian, atau pada malam hari, kombinasi kamera dan fitur penyuntingan ini dapat menjadi nilai tambah.

Xiaomi 17 Ultra menarik perhatian berkat sistem kamera yang dikembangkan bersama Leica. Ponsel ini cocok dipertimbangkan oleh pengguna yang mengutamakan fotografi, terutama untuk potret, perjalanan, dan pengambilan gambar dengan variasi jarak.

Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP dengan sensor berukuran satu inci dan dukungan optical image stabilization (OIS). Perangkat ini juga memiliki kamera telefoto 200 MP dengan rentang panjang fokus 75 hingga 100 mm serta kamera ultra-wide 50 MP.

Kamera telefoto tersebut mendukung pembesaran optik mekanis, sehingga pengguna dapat mengambil gambar objek yang jauh tanpa hanya mengandalkan pembesaran digital. Xiaomi juga menyediakan pilihan gaya fotografi Leica Authentic Look dan Leica Vibrant Look untuk menghasilkan karakter warna yang berbeda.

Untuk kebutuhan video, perangkat ini mendukung perekaman hingga 8K pada 30 frame per second (fps) serta video 4K hingga 120 fps pada mode yang didukung. Fitur tersebut dapat membantu kreator menghasilkan rekaman dengan detail tinggi dan gerakan yang lebih fleksibel saat penyuntingan.

Google Pixel 10 Pro layak masuk pertimbangan bagi pengguna yang menyukai hasil foto dengan pemrosesan perangkat lunak yang kuat. Seri Pixel dikenal mengandalkan perpaduan perangkat keras kamera dan pemrosesan komputasional untuk menghasilkan gambar dengan detail serta pencahayaan yang seimbang.

Fitur AI pada perangkat Pixel dapat membantu pengguna menyempurnakan foto, mengatur komposisi, dan melakukan penyuntingan tanpa harus menggunakan aplikasi tambahan untuk setiap kebutuhan.

Bagi kreator media sosial, kemampuan tersebut berguna ketika ingin membuat foto produk, potret, atau dokumentasi perjalanan yang terlihat rapi tanpa banyak proses penyuntingan manual.