Veronika juga menegaskan pentingnya transparansi dari kreator jika videonya berisi konten buatan AI agar pengguna tidak kebingungan membedakan video asli dan buatan AI. Untuk itu YouTube menyediakan label khusus untuk konten buatan AI.

"Kita punya kemampuan untuk flagging, jadi kalau misalnya any one of us melihat video yang nggak benar, atau bohong, atau meresahkan, ya bisa di-flag dan itu akan masuk ke sistem kita dan akan di-review pada umumnya," jelas Veronica.

"Kalau memang salah informasinya atau misalkan meresahkan, itu biasanya akan ada proses takedown-nya, jadi ada berbagai level lah. Jadi next step-nya sudah ada sebetulnya, tapi memang kita mengandalkan peran kita semua untuk bisa berkontribusi terhadap proses tersebut," pungkasnya.