NADIKABAR.COM — Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Kabupaten Badung mulai menerapkan teknologi Pertanian Modern-Advance Agricultural System (PM-AAS) untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen padi. Penerapan inovasi ini diawali dari Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal.

"Kami gelar gerakan tanam padi sistem PM-AAS di Subak Tanah Yeng seluas 50 hektare. Ini jadi percontohan agar subak lain di Badung ikut menerapkan," kata Kepala Diperpa Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, dikonfirmasi Minggu (30/8/2026).

Penerapan teknologi pertanian ini ditargetkan dapat melipatgandakan hasil panen dari rata-rata konvensional yang hanya 6,5 ton per hektare. Dari total lahan percontohan 50 hektare tersebut, Diperpa Badung memproyeksikan total produksi gabah dapat mencapai 550 ton.

"Target produksi sistem ini mencapai 10 sampai 12 ton per hektare. Angka ini jauh di atas pola biasa yang cuma 6,5 ton," ujar Raka.