Argo menjelaskan keributan tersebut diduga bermula dari kesalahpahaman tim redaksi seorang perempuan dengan penjual pukis. Perempuan tersebut diduga sedang dalam pengaruh minuman beralkohol.
"Keributan tersebut diduga bermula dari kesalahpahaman tim redaksi seorang perempuan dengan penjual pukis. Perempuan tersebut diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol," ujarnya.
Perempuan tersebut kemudian diduga melakukan perusakan terhadap gerobak pukis. Akibatnya, kaca etalase pada gerobak tersebut pecah.
"Selanjutnya melakukan perusakan terhadap gerobak pukis hingga menyebabkan kaca etalase pecah," imbuhnya.