NADIKABAR.COM — Di tengah upaya Activision memberantas kecurangan yang terjadi di dalam game Call of Duty, mereka mengungkapkan fakta mengejutkan. Ternyata nilai pasar cheat di industri game mencapai triliunan rupiah.
"Para penjual cheat telah membangun pasar yang luas dan bernilai miliaran dolar yang terdiri dari pengecer, layanan berlangganan, modifikasi tampilan cheat, akun ilegal, alat pemalsuan, dan jaringan distribusi terorganisir," kata Activision, berdasarkan pernyataan resminya, Rabu (23/9/2026).
Berdasarkan analisa yang dilakukan oleh platform analisis video game, Intorqa, pada Februari 2026, diperkirakan bahwa gamer yang berlangganan cheat di 15 game berbeda telah menghasilkan nilai pasar sekitar USD 3,5 miliar setiap tahunnya. Jika industri terkait seperti penjualan akun, boosting, spoofing, dan layanan lainya, dimasukkan, mereka memperkirakan nilainya lebih besar lagi hingga USD 8,5 miliar atau sekitar Rp 151 triliun.
"Para pengembang cheat berada di puncak piramida pasar gelap," jelas Activision.