Ia berpesan bahwa santri dan ulama memiliki dua tugas utama, yakni menjaga bangsa dan menjaga umat.
Tokoh yang akrab disapa Gus Yusuf itu juga menyinggung kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatra, serta kebakaran di Gunung Sumbing. Ia mengajak masyarakat Jawa Tengah berdoa bersama agar berbagai musibah di Indonesia segera berakhir.
"Kita berdoa untuk saudara di Kalimantan dan Sumatra. Kita juga meminta kepada pemerintah dalam rangka menjaga bangsa, orang serakah yang membakar hutan dan lahan agar segera ditangkap dan diadili demi kemajuan Indonesia. Santri punya tugas juga untuk menjaga bangsa dan menjaga umat," katanya.
Terkait upaya menjaga umat, Gus Yusuf menyampaikan bahwa kiai dan ulama memiliki peran melalui ilmu dan pendidikan. Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas perhatian yang diberikan kepada 5.400 pesantren di wilayah tersebut, termasuk kepada para santri dan guru ngaji.
"Saya minta perhatiannya ditambah, karena pesantren masih butuh perhatian lebih, butuh rekognisi, jangan setengah-setengah kalau mau melindungi santri. Pemerintah harus berterima kasih pada kiai di kampung, guru ngaji di madin dan madrasah, dan guru di sekolah karena beliau-beliau yang menjaga umat dari kerusakan," jelasnya. (ega/anl)