Ia meminta seluruh pihak menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.
"Yang harus kita hindari adalah eskalasi yang pada akhirnya merugikan masyarakat sendiri. Jangan sampai pedagang kehilangan pendapatan, pekerja kesulitan beraktivitas, distribusi terganggu atau dunia usaha menunda keputusan bisnis karena muncul ketidakpastian," katanya.
DPR sendiri telah menyatakan siap menerima aspirasi masyarakat dan membuka ruang audiensi. Ade Jona menilai komunikasi dan dialog tetap diperlukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.