NADIKABAR.COM — Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran Pertalite sebesar 30% dari rata-rata normal harian di Sulawesi Utara. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah antrean kendaraan di sejumlah SPBU.
Selain menambah pasokan, Pertamina menambah operator SPBU untuk mempercepat pelayanan. Integrated Terminal (IT) Bitung juga dioperasikan selama 24 jam untuk mendukung penyaluran BBM.
Pertamina turut menurunkan petugas marshall untuk mengatur antrean kendaraan di area SPBU. Perusahaan juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mengatur lalu lintas serta mengawasi pengisian BBM.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penambahan pasokan dan penguatan operasional dilakukan untuk membantu mengurai antrean.
"Kami melakukan penambahan penyaluran Pertalite sebesar 30% dari rata-rata harian normal, disertai penguatan operasional di SPBU dan Integrated Terminal Bitung yang beroperasi selama 24 jam. Kami juga menambah operator, menurunkan petugas marshall, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk membantu mengatur arus lalu lintas dan menjaga ketertiban di SPBU. Seluruh upaya ini kami lakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik," ujar Lilik.
Pertamina juga membagikan air mineral kepada konsumen yang mengantre di SPBU.
Perusahaan mengimbau masyarakat untuk tertib saat mengantre, mengikuti arahan petugas, dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Jika mengalami kendala pelayanan atau menemukan indikasi pelanggaran penyaluran BBM, masyarakat dapat melapor melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.