NADIKABAR.COM — Gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Yappi, Natah, Nglipar, Gunungkidul dibakar oleh dua perempuan yang merupakan kakak beradik. Aksi nekat itu ternyata dipicu adanya dendam karena perundungan yang dialami oleh pelaku.

Adanya kebakaran yang terjadi di ruang guru dan dapur itu diketahui pada Rabu (19/8/2026) pagi. Setelah dilakukan penyelidikan terungkap, pelaku merupakan kakak beradik yang salah satunya merupakan siswi di sekolah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Tri Hartanto, mengungkapkan dari penyelidikan diketahui kebakaran itu merupakan tindakan yang disengaja. Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut dan akhirnya mengerucut pada dua orang anak di bawah umur.

"Kita berhasil mengamankan dan meminta keterangan daripada terduga pelaku anak, ada dua dan semuanya perempuan. Masing-masing berusia 14 dan 15 tahun. Keduanya itu kakak beradik," terang Tri, Jumat (21/8/2026).

Polisi juga menyita barang bukti berupa dua botol mineral bekas berisi sisa solar, jerami, dan kertas untuk perantara pembakaran.

"Dari keterangan, solar didapatkan dari rumah kedua pelaku. Jadi dulu rumahnya pernah dapat bedah rumah dan ada sisa solar untuk penerangan (bahan bakar diesel)," ujarnya.

Tri menyebut aksi pembakaran itu bersifat spontan.

"Spontan. Jadi ketika itu mengajak adiknya spontan, 'Kalau ini kita bakar pasti nanti jadi ramai' kata yang usia 15 tahun," ucapnya.

Tri menyebut, motif di balik aksi tersebut karena adanya kekecewaan yang dialami oleh pelaku. Di mana, pelaku mengaku pernah mengalami perundungan yang dilakukan oleh siswa lainnya.

"Motifnya kekecewaan dan berujung dendam karena pelaku yang 15 tahun pernah jadi korban bullying sesama murid, maupun ada pemukulan daripada guru," sebut Tri