Mengutip CNBC Indonesia, beredar kabar pasar bahwa Mitratel telah meminta penasihat untuk mengajukan rencana terkait kemungkinan merger dengan Tower Bersama. Pembicaraan serupa pernah terjadi pada 2015 ketika Tower Bersama berencana mengakuisisi saham Mitratel. Namun, transaksi tersebut akhirnya batal setelah tidak memperoleh persetujuan lebih lanjut.
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel pun menanggapi kabar tersebut. SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Ahmad Reza menyatakan secara berkala mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk pengembangan bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang.
"Sebagai bagian dari TelkomGroup, Mitratel secara berkala melakukan evaluasi terhadap berbagai opsi strategis dalam rangka mendukung pengembangan bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang," ujar Ahmad Reza dalam keterangan, dikutip CNBC Indonesia.