"Setelah peninjauan menyeluruh, panel ahli keselamatan FAA pada hari Jumat (2/10) menetapkan bahwa masalah perangkat lunak pada komputer penerbangan Boeing 737 MAX tertentu bukanlah masalah keselamatan. Dewan Peninjau Tindakan Korektif FAA membuat penetapan tersebut karena pilot tetap memegang kendali penuh atas pesawat dan indikasi kepada awak penerbangan jelas dan tidak ambigu," kata FAA dalam keterangan resmi, dikutip dari CNBC, Sabtu (3/10/2026).
Di sisi lain, Boeing mengatakan masalah perangkat ini bisa muncul dalam proses pendaratan ketika pilot telah mengubah jalur penerbangan yang telah diprogram sebelumnya, dan pilot harus mengambil langkah tambahan untuk menggunakan alat otomatis pada pendaratan berikutnya.