2. Ye Olde Pepper Candy Companie, Amerika Serikat
Berdiri sejak 1806 di Salem, Massachusetts, Ye Olde Pepper Candy Companie dikenal sebagai salah satu bisnis permen bersejarah di Amerika Serikat. Kisahnya bermula dari Mary Spencer yang terdampar di Kota Salem setelah kapal yang ditumpanginya karam.
Warga setempat kemudian memberikan gula kepadanya dan Spencer mulai membuat permen untuk dijual. Dua produk klasik yang masih dikenal adalah Gibralters dan Blackjacks.
Gibralters merupakan permen berbahan gula tebu dengan pilihan rasa lemon atau pepermin. Sementara Blackjacks berupa permen stik berbahan molase yang dibuat secara manual dengan cara tradisional.
3. The Oldest Sweet Shop In England, Inggris
Berdiri sejak 1827, The Oldest Sweet Shop In England melayani pencinta makanan manis sejak sejak ratusan tahun lalu. Berlokasi di Pateley Bridge, North Yorkshire, toko ini menempati bangunan bersejarah yang sudah berdiri sejak 1661.
Selama perjalanannya, toko tersebut tetap bertahan melewati berbagai periode, termasuk dua Perang Dunia hingga pandemi. Nuansa klasik juga dipertahankan lewat cara penjualan permen yang masih ditimbang menggunakan timbangan kuno.
Pilihan permennya didominasi manisan tradisional Inggris, seperti Pear Drops rasa buah pir, Sherbet Lemons, Humbugs dengan rasa mint, hingga Bonbons yang menjadi favorit pengunjung.